JIKA YESUS LAHIR DI BUPOLO……

Yesus-Lahir

Marcus Jozef PATTINAMA

(Ethnobotanist dan Staf Pengajar Sosek Faperta UNPATTI)

Pengantar : Memahami Yesus

Membayangkan Taman Eden : ada Adam dan Hawa dengan wajah bule, buah terlarang (mungkin itu pohon appel ; belum dibudidaya di Maluku tapi bisa ditemui di pasar), ular yang menggoda, akhirnya kedua makhluk itu telanjang, mulai tahu malu dan tidak lagi makan gratis alias harus membanting tulang, lalu diusir keluar dari kehidupan taman yang indah karena tidak setia akan janji sederhana saja yaitu : jangan makan buah dari pohon yang ditanam di tengah Taman Eden ini. Mengapa di tengah dan bukan di pinggir taman ? Setelah meninggalkan Taman Eden, punya keturunan (dua anak laki-laki) dimana mereka lahir dari pasangan yang telah berlumuran benih dosa : akibatnya kehidupan dunia berdosa mulai dijalani. Diawali dengan rasa iri dan cemburu kemudian muncul benih pembunuhan. Jangan heran dan lupa karena Khalik insani juga punya rasa cemburu jika tidak setia pada janjiNya.

PerintahNya kepada manusia untuk memenuhi bumi dipatuhi, populasi manusia meningkat, dosa juga meningkat tanpa kendali maka datanglah air bah, Nuh dan keluarga selamat karena patuh pada janjiNya. Setelah air bah Nuh tahu kalau bumi kering setelah seekor burung membawa setangkai daun, dia turun dari bahteranya dan memulai kehidupan yang baru dengan tujuh anggota keluarganya. Suatu saat Nuh mabuk disaksikan ketiga anaknya, Ham melihatnya telanjang sedangkan Sem dan Yafet menutupnya dengan kain. Kutukan akhirnya menimpa keturunan Ham. Tercatat bahwa keturunan Sem dan Yafet selamat dari kutukan maut itu.

Rupanya dosa terus saja dilakukan oleh manusia, para Nabi sudah tidak mampu lagi mengajarkan yang terbaik kepada pengikut mereka. Akhirnya sang Khalik harus hadir dalam bentuk phisik manusia. Dia adalah Yesus. KelahiranNya sangat tidak lazim menurut pandangan manusia abad modern. Dari rahim Maria Magdalena, perempuan yang sangat sederhana itu, ada kekuatan khusus Khalik (Roh Kudus) yang turut bekerja sehingga benih suci itu membentuk seorang bayi yang juga memiliki sifat kudus. Saatnya tiba bahwa buhar itu harus dilahirkan, dimana prosesnya pun di luar batas pikir manusia yaitu di sebuah kandang ternak. Mungkin itu tradisi Yahudi bahwa kaum khafilah bisa memilih kandang ternak agar istri mereka bisa melahirkan seorang bayi. Mereka tidak akan mengetuk pintu penduduk dari suatu pemukiman yang mereka lewati, pasti ditolak. Ketidak-laziman dalam tradisi Yahudi ini mungkin agak berat bagi mereka menyebutnya sebagai seorang Mesias. Begitulah cara Khalik bekerja untuk membaharui sebuah tradisi adat. Oleh karena itu Yesus hadir dimanapun selalu mendapat tantangan walaupun Yesus dibesarkan dalam tata etika budaya Yahudi, yaitu suatu tempat nun jauh di seberang sana, di Nazareth, kota Galilea (Israel).

Jika membaca Alkitab, ditemui bahwa hampir semua materi pengajaran yang Yesus lakukan selalu memakai ilustrasi lingkungan alam setempat terutama flora dan fauna dimana banyak sekali jenis dari flora dan fauna yang sulit kita ketahui wujud nyatanya. Itu wajar sekali karena habitatnya sangat berbeda. Bersyukur kepada mereka yang punya kesempatan mengunjungi daerah belahan Timur Tengah baik sebagai turis maupun sebagai pekerja atau karyasiswa. Itupun sangat terbatas sekali jumlahnya sedangkan bagian terbesar hanya bisa mengikutinya dengan membaca Alkitab. Sayangnya dalam catatan Alkitab tidak menerangkan dengan mendalam seluruh media dalam lingkungan dan tradisi Yahudi tersebut. Barangkali kitapun tidak terlalu terusik dengan media maupun tradisi tadi sebab yang paling penting harus patuh dan percaya saja. Semuanya benar bahkan sangat kudus adanya. Bagaimana membayangkan bentuk nyata dari biji sesawi, pohon ara, minyak zaitun, pohon anggur, minuman anggur dan lain-lainnya. Dan mengapa media itu yang diangkat sebagai contoh ? Tidak kebetulan terjadi karena ada karakter morfologi dari media tersebut yang ingin dibahas karena memiliki ciri khusus, contohnya mengapa digunakan sifat morfologi ular dan merpati ?.

Tulisan ini dipersembahkan menyongsong kelahiran Yesus, yang secara tradisi dirayakan pada tanggal 25 Desember. Judul « Jika Yesus Lahir di Bupolo…. » ditawarkan penulis kepada Redaksi majalah Assau, memang, ini sesuatu yang mustahil dan irasional, namun penulis sebagai seorang protestan calvinist mencoba meletakkan pikiran, tradisi dan budaya Yahudi ini ke dalam pikiran, tradisi dan budaya Bupolo. Ini sengaja dipersembahkan kepada sidang pembaca dengan dasar pikran bahwa dua pilar budaya (Yahudi dan Bupolo) adalah sesuatu yang tidak dapat dibandingkan dan penulis tidak akan melakukan perbandingan. Tulisan ini hanya bersifat informasi kekayaan pikiran, tradisi dan budaya orang Bupolo dimana penulis melewatinya ketika hidup bersama mereka selama dua tahun efektif. Jika metodologi pemberitaan teologi mampu beradaptasi dengan kondisi riel yang ada dalam suatu kelompok masyarakat maka dipastikan materi pemberitaan nilai-nilai luhur teologi yang dipandang sebagai peradaban modern akan lebih dipahami dengan baik.

Masyarakat Bupolo, sebagaimana tulisan penulis dalam edisi Assau September 2005  ; Etnobotani bialahin (Metroxylon sagu, Arecaceae) : Pandangan Hidup Orang Bupolo, adalah masyarakat asli yang mendiami Pulau Buru. Mereka sangat arif dalam memaknai ciri morfologi pohon sagu dan milieu-nya dalam kehidupan kekerabatan mereka. Begitu sederhana pikirannya dan langsung diwujudkan dalam kehidupan nyata mereka.

 

Mitos : Da Bapoloh, Date, Rana dan Fenafafan

Boleh saja kita sebut cerita ini sebagai mitos. Mitos berkembang dalam masyarakat tradisional dan tetap ada dalam struktur masyarakat modern. Untuk seorang teolog liberal bisa saja Alkitab dianggap sebagai mitos sementara yang belum terbiasa dengan pikiran ini sedikit agak terganggu dan bisa menilai pikiran ini sangat berbahaya. Namun penganut protestan sudah terbiasa mengembangkan ide-ide pembaharuan. Mitos berperan penting dalam studi tentang masyarakat dan digunakan untuk menganalisis konstruksi berpikir yang dikembang-kan oleh masyarakat.

Cerita da bapoloh bagi orang Bupolo adalah awal kisah kehidupan mereka. Cerita ini yang memberi bobot terhadap identitas mereka sebagai orang Bupolo. Dikisahkan bahwa pada waktu mula-mula, air menutupi Pulau Buru. Keadaan ini dinamakan da bapoloh. Ketika air mulai surut, yang pertama muncul adalah Gunung Date. Disini tempat berdiam leluhur orang Bupolo yang disebut Opo Lastala. Pulau Buru muncul setelah surutnya air, kondisi permukaan tanah tetap basah bagaikan papeda. Ini yang disebut bupolo (biapolo à bia = sagu; polo = bergetah). Orang Bupolo punya ekspresi masin keha pa da bapoloh kaku tu da bapoloh wae pe artinya air laut naik menutupi gunung dan juga sungai.

Saat tanah mulai kering, seekor morea besar (mloko hat) naik dari laut menuju ke gunung untuk mencari tempat dan dibuatlah kubangan dan akhirnya terjadilah Rana (=telaga). Setelah itu muncul sepasang manusia: Lawanditau (laki-laki) dan Peteriaditan (perempuan), mereka hidup di Fenafafan (fena=tempat, fafan=paling atas). Pasangan ini punya sembilan orang anak. Mereka hidup sangat rukun dan suatu ketika ada perang diantara mereka karena perebutan pohon sagu. Di Fenafafan, tepung sagu diperoleh hanya dengan melubangi batang pohon sagu dan seterusnya bisa langsung dibuat papeda tanpa harus melalui proses pengolahan seperti saat ini. Persoalan berikutnya yang terjadi di Fenafafan adalah perkawinan yang terus berlangsung hanya diantara bapak-ibu-anak yang disebut mhuka fena tuni. Suatu ketika datanglah murka dari Opo Lastala : 1) tepung sagu sudah harus diperoleh dengan cara menebang pohon, pukul sagu, ramas ela sagu dan ambil tepung dalam goti sagu. 2) mereka harus berpisah dan terjadilah pembagian tempat ke daerah selatan Pulau Buru. Pembagian tempat dan manusia ke dalam ruangnya masing-masing disebut mhuka fena wae.

Dunia Orang Bupolo

Orang Bupolo tidak secara langsung menyatakan bahwa ada kejadian air bah. Bisa saja kita menduga bahwa cerita ini mendapat pengaruh dari misi teologi oleh para penginjil di daerah tersebut. Yang paling penting bahwa kualitas dari peristiwa itu bagi orang Bupolo adalah terbentuknya suatu ruang karena mereka tahu bahwa setelah surutnya air bah muncul Gunung Date.

Di tempat ini juga datang sebuah perahu besar. Date artinya tiba atau sampai. Penumpang perahu itu adalah Opo Lastala, selanjutnya bermukim di Date. Oleh sebab itu dalam keseharian Gunung Date adalah tempat berdiam para leluhur. Dengan demikian Gunung Date tetap harus dijaga dengan tatanan adat yang kuat dari pengaruh orang luar, misalnya dilarang membawa orang luar mengunjungi dan melintasi Gunung Date. Mereka konsisten mempertahankan daerah itu dengan melarang hadirnya HPH.

Di Gunung Date dan daerah hutan primer adalah tempat orang Bupolo meramu damar dan berburu binatang hutan seperti babi (fafu), babi rusa (fafu boti), rusa (mjangan), dan kusu (blafen, Phalanger dendrolagus). Untuk berburu harus menunggu musim buah dari pohon meranti (biahut, Shorea sp).

Pada kawasan hutan sekunder mereka lebih banyak melakukan kegiatan pertanian. yang disesuaikan menurut phenomena alam dari pohon kautefu (Pisonia umbellifera Fors&Soom, Nyctaginaceae) dan pohon emteda (Terminalia sp., Combretaceae). Untuk pohon yang pertama, jika buahnya telah mengeluarkan cairan seperti lem, maka musim panas akan tiba atau sering disebut mena kautefupolo. Itu berarti kegiatan menebang pohon, membersihkan lahan dan membakar akan segera dilaksanakan. Sedangkan pohon yang kedua, akan lebih banyak dipakai untuk menandai kegiatan mereka sepanjang tahun dengan melihat gejala perubahan pada daun.

Setelah menanam kacang tanah pada kebun baru, orang Bupolo melakukan kegiatan mengolah minyak kayu putih atau mereka sebut pula urut daun, yang banyak dilakukan di daerah sebelah utara Pulau Buru, karena disini banyak dijumpai formasi pohon kayu putih (Melaleuca leucadendron, Myrtaceae) yang tercatat sebagai tanaman asli Pulau Buru.

Orang Bupolo masih sangat yakin bahwa hingga saat ini morea besar itu masih tetap hidup, sehingga kekeramatan Danau Rana tetap dijaga dengan menerapkan aturan adat yang ketat. Danau seluas 75 Km² ini terdapat banyak sekali morea dan pada akhir panen kacang tanah mereka melakukan upacara meta di Danau Rana dimana keluarnya morea dari danau menuju laut melalui sungai Waenibe. Orang Bupolo yakin bahwa leluhur mereka yang berdiam di dalam danau mengusir keluar morea-morea dengan cara kencing (mloko hat stefo) sehingga mereka seolah mabuk, dengan begitu pada upacara meta orang Bupolo dengan sangat mudah dapat menangkap morea mulai dari bagian hulu sungai hingga ke hilir. Padahal yang terjadi sebenarnya adalah morea tersebut pergi untuk melakukan reproduksi yang menurut peneliti Prancis, Keith Philippe, cs (1999) bahwa umumnya morea di Indonesia menuju ke Pulau Fiji di Pasifik Selatan. Menariknya bahwa setelah reproduksi maka morea dewasa akan mati di laut Fiji dan larvanya akan kembali lagi ke habitat asal di Danau Rana dengan perjalanan lebih dari dua tahun.

Fenafafan merupakan kampung mula-mula dari orang Bupolo. Disini nilai kehidupan manusia dimulai dan dari sini pula etika hidup orang Bupolo diatur. Akibat perkawinan diantara bapak-ibu-anak maka saat ini ada larangan yang sangat keras yaitu dilarang melakukan perkawinan di dalam satu mata rumah. (noro atau soa). Dengan pembagian tempat itu berarti mereka menguasai ruang masing-masing. Fenafafan tetap ada hingga saat ini, hanya berupa suatu wilayah yang kosong di seputar Danau Rana.

PULAU-BURU-RANA-DATE

Peta Pulau Buru dengan Danau Rana dan Gunung Date

 Rana lalen artinya daerah diseputar Danau Rana dan Gunung Date yang terletak di tengah pulau. Orang Bupolo mengibaratkan daerah seputar Danau Rana dan Gunung Date sebagai surga yang perlu dipelihara kelestariannya. Konsep konservasi sumberdaya alam telah mereka kuasai dan melakukannya demi kebesaran Opo Lastala yang selalu mengontrol mereka dari singgasana di Gunung Date.

 

Catatan

Orang Bupolo sangat curiga dengan pendatang baru pada habitat mereka dan sebenarnya mereka juga sangat curiga dengan orang Bupolo sendiri yang sudah mengenal peradaban baru. Diseputar Rana lalen, hanya ada dua kampung (Waereman dan Waegrahi) yang tetap hidup dengan mempraktekkan ritual adat. Sisanya yaitu sebanyak lima kampung telah menerima agama protestan, terdiri dari empat kampung menerima agama Sidang Jemaat Allah (Aerdapa, Kakutuan, Warujawa, Wamanboli) sedangkan satu-satunya yang menerima Protestan GPM (Waemiting).

Pulau Buru dalam tulisan ini menjadi contoh bagaimana pemahaman yang kuat dari masyarakat tentang lingkungan alamnya. Yang turut merusak tatanan ini adalah pelaku ekonomi modern.

Orang Bupolo sering dinobatkan dengan istilah seperti : orang kafir, suku terasing, orang pemalas, orang belakang dan alifuru. Terminologi alifuru artinya orang yang hidup terisolir di daerah hutan. Alifuru menurut J. Paulus (1917) berasal dari bahasa Halmahera Utara : halefoeroe, artinya « tempat tinggal di hutan ». Orang Halmahera Utara khususnya orang Tobelo sering menyebut « o halefoeroeka ma nyawa » yang berarti orang yang berasal dari hutan. Kata alifuru juga dialamatkan kepada kelompok masyarakat asli di Pulau Seram karena pengaruh Sultan Ternate.

Saat ini misi gereja seyogyanya juga belajar memahami lingkungan alam jemaatnya sehingga penulis berharap jika ada pendeta yang berkhotbah di daerah pegunungan Pulau Buru akan mengatakan : Jika Yesus Lahir di Bupolo, maka Yesus akan memberi makan orang Bupolo di Gunung Date, menyeberang Danau Rana, dan mengajar dengan menggunakan semua jenis flora dan fauna yang ada di Pulau Buru.

53 comments on “JIKA YESUS LAHIR DI BUPOLO……

  1. Marsel.rasay on said:

    Slmt pagi pak
    Dari bacan diatas saya baru tau asal mulanya papeda yg sekarang kita makan,
    Dan kalau mau di katakan saya setuju dengan tulisn bapa yg mengatakan asal mula manusia versi bupolo,tpi dlama versi memperebutkan pohon sagu yang menjadi bahan pokok makanan pada zaman itu.

  2. Yonna tuasela on said:

    Selamat siang pak,nim saya: 201681042

    Saya sangat tertarik dengan judul tulisan bapak yang sangat menarik,ternyata informasi di dalamnya juga sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan saya tentang sejarah di pulau bupolo.

  3. Ancelma Febrianty Naraha, NIM: 2015-81-031 on said:

    Selamat Pagi pak, setelah membaca dan menelaah tulisan Bapak, terkait “JIka Yesus Lahir di Bupolo”. menurut saya tulisannya sangat menarik karena mengandung banyak informasi baru dan penting sebagai tambahan pengetahuan. Selain itu tulisannya pun muda dipahami dan dicerna. Namun ada beberapa hal yang perlu saya konfirmasikan yakni:
    - Terkait pengantar dalam memahami Yesus. Dalam tulisannya bapak sangat bagus dan menarik, namun terdapat sedikit kejanggalan bagi saya yakni pada paragraf 3. dimana diungkapkan disana bahwa manusia terus saja melakukan dosa sehingga para nabi pun sudah tidak mampu lagi mengajarkan yang terbaik kepada para pengikutnya.Akhirnya Sang Khalik sendiri turun dan tinggal bersama, bahkan menyerupai manusia agar penebusan atas dosa itu dapat terjadi. Penjelmaan Allah itu nampak dalam diri Yesus Kristus yang lahir dari Maria.
    Berdasarkan tulisan bapak, Maria yang dimaksudkan ialah Maria Magdalena. Menurut saya Maria Magdalena adalah seorang yang berdosa, bahkan pernah ditolong oleh Yesus sendiri ketika Yesus mengusir tujuh iblis darinya (Luk. 8:2). Maria Magdalena yang dimaksudkan adalah Maria yang berasal dari Magdala, kota di sebelah Barat Daya laut Galilea. atas pertolongan Yesus, Maria Magdalena kemudian menjadi muridnya. bahkan ia dirahmati berkat luar biasa yakni menyaksikan peristiwa kebangkitan Yesus.
    sedangkan Maria Ibu Yesus adalah seorang gadis muda yang bertunangan dengan Yusuf. orang tuanya adalah Yoakim dan Anna. Maria dalam usinya yang masih muda dipenuhi Roh Kudus,sehingga mengandung dan melahirkan Yesus Kristus Sang Penyelamat.
    terima kasih pak, mohon maaf jika ada hal yang mungkin saya keliru mohon dimaafkan dan dikoreksi. sekali lagi terima kasih

  4. SYNTHIA. D. RENHOAR on said:

    Siang Pak.Setelah saya membaca tulisan ini sangat menarik.Karena Dari tulisan ini saya bisa tau bagaimana kehidupan masyarakat bupolo dalam mempertahankan hidupnya..namun, dengan adat istiadat yang ada masyarakat bupolo malah belum terlalu mengenal, memahami, bersyukur kepada yesus atas apa yantelah di berikan oleh Yesus kepada mereka yaitu sumber daya alam yang dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka

  5. RAGAIYAH SAMALEHU on said:

    Nama:Ragaiyah Samalehu
    Nim:201781041
    Prodi:Agribisnis
    selasa 8 oktober 2019
    menurut saya kenapa manusia di ciptakan terakhir karena kalau manusia di ciptakan duluan sementara dunia dan isinya belum siap atau belum diciptakan maka manusia mau tinggal di mana?
    kemudian kalau di lihat dari Nabi Adam dan Hawa,bahkan bumi telah di ciptakan sempurna sebelum Adam dan Hawa di asingkan{dibuang} ke bumi.

  6. Fitri Alimu on said:

    nama : fitri alimu
    nim : 2017-81-009
    prodi agribisnis
    Terlepas dari hal tersebut “mengapa manusia di ciptakan terakhir”. Menurut Saya pada dasarnya manusia diciptakan terakhir karna manusia merupakan pemimpin dari semua makhluk hidup seperti hewan dan tumbuhan yang dapat melestarikan keberadaanya di muka bumi karna setelah Allah menciptakan bumi dan seisinya haruslah ada yang mengurusinya sebab manusia diciptakan dengan kemampuan yang istimewa(akal pikiran) untuk mengatur apa apa saja yang ada di muka bumi ini.

  7. Mona O.J Joseph on said:

    Nama : Mona O.J Joseph
    NIM : 2017-55-004
    Prodi : Penyuluhan Pertanian
    Tanggal : 10 oktober 2019
    menurut saya mengapa manusia diciptakan terakhir agar manusia sudah bisa menikmati kehidupan dibumi dan dipercayakan oleh Tuhan untuk menjaga dan merawat semesta alam.

  8. Hendry F Pattiwael on said:

    Nama:Hendry f pattiwael
    Nim:201781004
    Prodi:Agribisnis
    selamat malam pak
    menurut saya kenapa manusia di ciptakan terakhir karena pada mulanya allah menciptakan langit dan bumi beserta isinya jadi ketika semuanya telah ada maka allah berfikir siapakah yang akan mengolola bumi ini,oleh karena itu di ciptakanlah manusia pertama yang ada di bumi yaitu Adam dan Hawa .
    sehingga sampai detik ini terus berkembang jumlah manusia untuk mengelola bumi ini.
    mungkin itu jawaban dari saya ,terima kasih pak.

  9. Paula takndare on said:

    Nama:paula Takndare
    Nim:2017-81-054
    Prodi:agribisnis
    Tugas:Kenapa manusia di ciptakan yang terahir.
    Menurut saya manusia di ciptakan yang terahir karena pada mulanya Allah menciptakan lagit dan bumi beserta isinya bru menciptakan manusia.Manusia merupakan makluk teristimewa di mata Allah sehingga iya menciptakan manusia pada hari yg terakir agar manusia di ciptakan serupa dan secitra dengan Allah.

  10. Mona o.j joseph on said:

    Nama : mona o.j joseph
    Nim: 201755004
    Prodi :penyuluhan pertanian
    Tnggal :14 oktober 2019
    Menurut saya alasan manusia diciptakan terakhir supaya manusia bisa menikmati kehidupan yang baik dan layak, sekaligus merawat dan menjaga ciptaan tuhan.

  11. Anisa Uyara on said:

    Anisa Uyara (201781056)
    14 Oktober 2019
    “mengapa manusia diciptakan paling terakhir?”
    Pertama, saya percaya, kita sebagai manusia yang percaya akan keberadaan Tuhan selalu percaya akan rencana Tuhan.
    Kedua menurut saya, manusia diciptakan setelah diciptakannya alam semesta, karena manusia dipilih oleh Tuhan sebagai khalifah dibumi.
    Untuk itu, manusia harus bisa sadar akan pentingnya menjaga bumi yang telah diamanatkan bukan semakin merusak keadaannya.

  12. Karen H Pirsouw on said:

    Nama : Karen H.Pirsouw
    NIM : 2017-81-017
    Prodi : Agribisnis
    Tanggal komen : 14-Oktober-2019
    Kenapa Manusia di ciptakan pada hari Terakhir??Yang pertama itulah rencana Tuhan.Karena manusia ciptaan Tuhan paling mulia.
    Alasan selanjutnya kalau manusia pertama manusia tidak bisa makan minum dan lain.Dari alam dan binatang
    Selain itu juga untuk merawat serta bertanggung jawab penuh terhadap penciptaan semula… kenapa.. karna manusia adalah salah satu ciptaan tuhan yg sempurna.. karna memiliki Nalar (pikiran) dari samua ciptaan Tuhan di bumi.
    dengan pikiran yg di miliki manusia maka dia mampu merawat semua ciptaan yg dahulu.. itulah kenapa Manusia pertama di beri kuasa untuk menamakan semua ciptaan Tuhan..

  13. Felisya Wehfany on said:

    Nama: Felisya wehfany
    Nim : 2017-81-044
    Tanggal komen: senin 14 oktober 2019
    Tugas: Ekologi manusia
    Prodi: Agribisnis
    Kenapa manusia di lahirkan terakhir?
    Jawab: jika di lihat pada ajaran agama masing-masing tentunya manusia di ciptakan pada hari terakhir dari segala ciptaan yang ada di bumi jadi jika di simpulkan bahwa manusia merupakan mahkluk yang mulia yang di ciptakan Tuhan untuk berkembang biak dan Menikmati setiap ciptaan yang tuhan ciptakan di bumi.

  14. Lamarce Lewansorna on said:

    Nama : Lamarce Lewansorna
    Nim : 2017-81-065
    Prodi: Agribisnis
    Tugas: Ekologi Manusia

    Mengapa Tuhan menciptakan manusia pada hari yang terakhir?
    Tuhan menciptakan manusia pada hari terakhir semua itu bukanlah suatu kebetulan karena Tuhan mau menjelaskan kepada manusia bahwa ia adalah ciptaan termulia, ciptaan terhormat, ciptaan tertinggi, ciptaan terbaik dan ciptaan terpenting.
    Karena manusia adalah yang termulia, terhormat, tertinggi, terbaik dan terpenting maka segala sesuatu disiapkan terlebih dahulu untuk menyambut kehadiran manusia. Allah tidak akan menghadirkan manusia dibumi ini jika segala sesuatu belum disiapkan untuk kebutuhan manusia, Tugas manusia adalah menjaga dan memelihara ciptaan Allah yang lainnya

    Terimah kasih pak


  15. Yudea Doodoh on said:

    Selamat pagi, Pak.
    Nama : Yudea Doodoh
    NIM : 2017 81 005
    Jurusan : Sosial Ekonomi
    Program Studi : Agribisnis
    Tanggal Komentar : 19 Oktober 2019

    Mengapa manusia diciptakan terakhir?

    Bagi saya, perkara manusia diciptakan awal atau akhir bukanlah masalah, sebagai manusia yang percaya dengan agama, saya meyakini apapun itu kehendak Sang Maha Kuasa adalah yang terbaik,
    tujuan segala sesuatu diciptakan sebelum manusia adalah untuk kebaikan manusia agar layak dalam menjalani dan melestarikan kehidupan selanjutnya.

    • Nama:sabda z d tawainella
      Nim:2017 81 067
      Prodi:agribisnis
      Tema:kenapa manusia diciptakan terakhir?
      Menurut saya, karena manusia sebagai penyempurna ciptaan” sebelumnya dan sebagai khalifah(pemimpin/pengelolo) di muka bumi untuk menjaga,merawat,mencari tau alam raya dan mengembangkan/memajukan pengetahuannya bagi kebutuhan sesama namun juga berbuat kebajikan, bersyukur dan beribadah kepada pencipta…
      Terima kasih pak

  16. Nur fitri utami on said:

    Nama : nur fitri utami
    Nim: 201781034
    Tema : kenapa manusia di ciptakan hari terakhir?
    Menurut saya kenapa manusoa di ciptakan terakhir? Karena manusia adalah mahluk yang mulia sehingga tuhan menciptakn bumi dan langit beserta isinya agar manusia bisa meniknati ciptaanya dan manusia bisa hidup di bumi dengan nyaman
    Terimakasih pak

  17. Lilin Evika on said:

    Nama: Lilin evika
    Nim:2017-81-033
    Tema: mengapa manusia diciptkan paling terakhir?
    Menurut saya mengapa manusia di ciptakan paling terakhir? Karena, sebelum tuhan menciptakan manusia tuhan terlebih dahulu menciptakan bumi untuk menjadi tempat yang nyaman bagi manusia karena maunisia adalah makluk yang sempurna, setelah tuhan menciptakan bumi dan isinya barulah manusia di ciptakan agar manusia bisa menikmati dunia semasa hidupnya di dunia ini. Terimakasih pak

  18. Risky Alkadri on said:

    Nama : Risky Alkadri
    Nim :2017 81 048
    Jurusan : Sosial Ekonomi
    Program Studi : Agribisnis
    Tanggal Komentar :21 Oktober 2019
    Kenapa manusia diciptakan terahkir? Selaku insan yang beragama secara religius kita percaya bahwa kita di ciptakan dari sari pati tanah dan roh. Dan secara biologi kita terbentuk dari sperma dan ovum yang berasal dari orang tua kita. Menurut saya bahwa sperma dan ovum itu berasal dari makan yang kita makan dan makanan yang kita makan berasal dari sari pati tanah. Untuk itu Tuhan menciptakan tanah dan tumbuhan sebagai awal untuk diciptaknnya manusia.
    Terima kasih pak.

  19. Wa Ode Nurmala on said:

    Nama : Wa Ode Nurmala
    Nim : 2017 81 022
    Tanggal komentar : 26 Oktober 2019
    Tema : Mengapa manusia diciptakan terakhir ?
    Menurut saya, manusia diciptakan terakhir karena Tuhan ingin diawal-awal mempersiapkan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia untuk hidup di bumi ini. Dengan demikian, sudah sepantasnya tidak ada lagi orang yang merasa kekurangan karena semuanya sudah disediakan oleh Tuhan.
    Terimakasih pak.

  20. Aprilya Shakana on said:

    Nama : Aprilya Shakana
    Nim : 2017-81-012
    Tanggal : 21 November 2019
    Mengapa manusia di ciptakan terakhir?
    masa awal yang di ciptakannya adalah langit dan bumi. Kemudian terang dan gelap, air, tanah, tumbuh-tumbuhan matahari, bulan dan bintang. Hewan* dan yang terakhir ialah manusia. Mengapa? Karena manusia adalah makhluk yang paling mulia. Sehingga Allah menciptakan manusia yang paling terakhir agar bisa menetap di bumi yang telah ia sediakan dengan sebaik-baiknya.
    Terima kasih

  21. Firsandi Tomia on said:

    Nama:firsandi tomia
    Nin:201781014
    Tanggal:15 desember 2019
    Mengapa manusia di ciptakan terakhir?
    Karna manusia adalah insan yg paling muliah makanya perlu tuhan menyediakan segala kebutuhan manusia agar ketika manusia di ciptakan, apa yg menjadi kebutuhan manusia sudah tersedia

  22. Mohammad Zaky Arif Madja on said:

    Nama : Mohammad Zaky Arif Madja
    NIM :2017-81-052
    Mengapa manusia di ciptakan terakhir?
    Menurut kepercayaan yang saya anut. Manusia adalah makhluk paling sempurna yg di ciptakan oleh tuhan. Sifat sempurna ini lah yg membuat manusia di ciptakan paling akhir. Sebab tuhan menciptakan unsur” yang lain yang kurang sempurna untuk menyempurnakan manusia. Saya ambil contoh tuhan menciptakan tanah untuk menciptakan manusia.
    Meskipun dalam konteks ini tidak bermaksud untuk manghakimi bahwa tuhan itu lemah karena membutuhkan waktu (pertama dan terakhir) untuk menciptakan manusia. Namun manusia dengan segala keterbatasan akalnya harus memahami proses penciptaan dengan konsep hukum sebab akibat.
    Jadi kesimpulanya. Pertama dan terakhir adalah tidak penting karena itu hanyalah konsep yg membantu manusia untuk memahami proses penciptaan.

  23. Nama: MIFTAHUL JANNAH ATNANAGAR on said:

    Nama:MIFTAHUL JANNAH ATNANGAR
    Nim: 201781011
    Menurut saya kenapa manusia di ciptakan terakhir :karena manusia pada hari terakhir di mana segala sesuatu telah diciptakan karena manusia sangat berharga di mata-Nya lebih daripada ciptaan-ciptaan-Nya yang lain, dan karena semuanya itu diciptakan bagi manusia dan bukan manusia bagi semuanya itu.

  24. Siti hajra sarfan on said:

    Nama : Siti hajra sarfan
    Nim : 2017-81-036
    Tanggal komen : 15 Desember 2019
    Menggapa manusia di ciptakan terakhir?
    Alasannya karena, pertama kali Tuhan ciptakan yaitu alam dan isinya untuk manusia tinggal, dan untuk manusia menikmati apa yg telah Tuhan ciptakan, maka dari itu sudah seharusnya manusia menjaga dan merawatnya Bukan merusaknya.

  25. Geraldo Edward Ruhukail on said:

    Nama : Geraldo Edward Ruhukail
    Nim : 201781016
    Prodi : agribisnis

    Kenpa manusia diciptakan terakhir, karena kalau diciptakan pertama manusia akan mati karena bumi masih kosong. Sebab itu Tuhan menciptakan segala bentuk ciptaannya barulah tuhan menciptakan manusia pada hari yang terakhir karena manusia adalah makhluk yang paling mulia.

    Terimakasih …

    • Trestiana Geraldine Tomhisa on said:

      Nama:Trestiana Tomhisa
      Nim:201881069
      Prodi:agribisnis
      Selamat Pagi Pak,Menurut Saya Bacaan Di Atas Itu Bagian Sejarah Itu Saya Setuju,Karena Memang Betul Sejarah Nya,Saya Juga Orang Buru Pak..Sebelumnya Saya Minta Maaf Pak,Tapi Saya KurangSetuju Dengan Kata Orang Buru Itu DiNobatkan Orang kafir,dan kalau kata alifuru itu bkn hanya untuk orang buru tetapi kata alifuru itu melekat pada semua orang maluku,Orang Seram Pun Di Sebut Orang alifuru
      Dan kata pemalas itu mereka bukan pemalas tetapimereka hidupnya bergantung pada alam lalu yang di nobatkan orang belakang mohon maaf pak tapi di buru selatan di klasis buru selatan berusaha menghilangkan kata orang belakang yang melekat pada orang buru,karena kata itu sudah tidak boleh di gunakan lagi,Dan Masyarakat Di Pulau Buru Sampai Sekarang Mereka Punya AdatIstiadat Yang Terus Mereka lakukan sampai saat ini,saya minta maaf jika kata-kata saya ada yang tidak sopan,Manusia Itu di ciptakan terakhir supaya mereka berkuasa atas segala ciptaan tuhan lain nya dan manusia bisa menjaga dan memelihara ciptaan tuhan dengan baik,Tanpa merusak apa yang tuhan berikan,

  26. Kinar vanessa lirian cika on said:

    Nama: Kinar vanessa lirian cika
    Nim :2017-81-032
    Menurut saya mengapa manusia di ciptakan paling terakhir karna Tuhan ingin menciptakan manusia dan menjadikannya khalifa dalam bumi, yang diciptakan dari air dan tanah lalu disempurnakan.karna manusia merupakan manusia yang paling sempurna maka haruslah manusia patuh kepada penciptanya dan menjaga bumi dengan segala yang ada di dalamnya.

  27. Yuliana Leleulya on said:

    karena Tuhan ingin menciptakan dulu kebutuhan manusia di dunia sebelum manusia di ciptakan.

  28. Marlina Kroons on said:

    Nim :201781002
    Mengapa manusia di ciptakan terakhir?
    Karena manusia adalah makhluk yg paling sempurna serta mulia yg diciptakan Tuhan. Mengapa demikian ? Karena Tuhan Allah telah mempersiapkan segala sesuatu dari hari pertama sampai ke 5 supaya semua telah tersedia dan pada hari keenam diciptakanlah manusia, agar manusia bisa menikmati semua karya Allah yg telah diciptakan, karena Tuhan begitu mengasihi manusia sebab itu lah manusia diciptakan pada hari yg terakhir.

  29. Marlina Kroons on said:

    Nama : Marlina Kroons
    Nim : 2017-81-003
    Prodi : Agribisnis
    Mengapa manusia di ciptakan terakhir?
    Karena manusia adalah makhluk yg paling sempurna serta mulia yg diciptakan Tuhan. Mengapa demikian ? Karena Tuhan Allah telah mempersiapkan segala sesuatu dari hari pertama sampai ke 5 supaya semua telah tersedia dan pada hari keenam diciptakanlah manusia, agar manusia bisa menikmati semua karya Allah yg telah diciptakan, karena Tuhan begitu mengasihi manusia sebab itu lah manusia diciptakan pada hari yg terakhir.

  30. Miftahul janah atnangar on said:

    Nama: Miftahul jannah atnangar
    Nim: 201781011
    Prodi : Agribisnis
    Menurut saya kenapa manusia di ciptakan terakhir: karena ia menciptakan manusia pada hari terakhir di mana segala sesuatu telah diciptakan karena manusia sangat berharga di mata-Nya lebih daripada ciptaan-ciptaan-Nya yang lain, dan karena semuanya itu diciptakan bagi manusia dan bukan manusia bagi semuanya itu.

  31. Novita noya on said:

    Nim: 201781064
    Mengapa manusia diciptakan terakhir?
    Kita diciptakan paling akhir agar dapat mengelola ciptaan lainnya. Maksudnya adalah agar kita mampu memanejemen semua sumber daya yang ada untuk dimanfaatkan seperlunya sekaligus menjaga keberadaannya turun-temurun. Disinilah ilmu pengetahuan dan wawasan yang kita miliki dimanfaatkan sebaik-baiknya.

  32. Siti marwah pelu on said:

    Nama : Siti Marwah Pelu
    Nim : 201781068
    Manusia menjadi makhluk yang diciptakan paling terakhir karena manusia merupakan makhluk terhormat dan yang sempurna diantara makhluk lainnya, sempurna dalam arti manusia memiliki fisik yang didalamnya telah diberi ruh. Sehingga diciptakanNya dahulu seluruh isi bumi dan segala sesuatu yang dibutuhkan manusia, agar manusia kelak bisa mempergunakannya dengan baik.

  33. Aksel Ronald Rahanserang on said:

    Nama : Aksel Ronald Rahanserang
    Nim : 201781051
    Manusia diciptakan terakhir karena jika manusia diciptakan pertama maka manusia tidak bisa beraktifitas dengan sempurna dengan kata lain manusia nantinya akan mati oleh karena alam belum terbentuk secara sempurna, sehingga Tuhan perlu untuk menyempurnakan alam secara total baru kemudian Tuhan menghadirkan manusia di bumi dan manusia bisa merasakan dan menikmati serta hidup di alam yg sudah tercipta kemuka

  34. Nama: Akbar Ramadani
    Nim:201781026
    Menurut saya mengapa manusia di ciptakan terakhir, karena sesungguhnya manusia adalah makhluk yang paling mulia, sesungguhnya sebelum manusia di ciptakan di hari ke 6 (enam) / hari terakhir , karena sebelum manusia di cipta maka yg terlebih dahulu adalah makhluk hidup dan tumbuh-tumbuhan terlebih dahulu agar, ketika manusia tercipta hanya tinggal menikmati kenikmatan yg di berikan oleh tuhan

  35. Lan Saputra Tambipessy on said:

    Nama: Lan Saputra Tambipessy
    Nim: 201755015
    Prodi: Penyuluhan Pertanian

    Kenapa manusia diciptakan terakhir, karena sebulum manusia di ciptakan sudah terlebih dahulu tuhan menciptakan bumi dan seisinya maka dari itu tugas dari manusia diciptakan terakhir adalah menjaga dan merawat bumi dan seisinya

  36. Helma Feronika Maspaitella on said:

    slamat pagi pa. terima kasih untuk tulisan bapa mengenai Jika Yesus Lahir Di Bupolo. pada kalimat ini”Orang Bupolo sering dinobatkan dengan istilah seperti : orang kafir, suku terasing, orang pemalas, orang belakang dan alifuru.” saya dapa mengambarkan bahwa jikka yesus lahir dibuppolo otomatis penobatkan mengenai orang bupolo adalah orang kafir,suku terasing maka disitu yesus dapat membentuk mereka menjadi orang yang dapat berguna bagi sesama dan negeri mereke sendiri.

  37. IN KRISTI LONI NORIMARNA on said:

    selamat malam pak.
    In Kristi Loni Norimarna
    Nim. 13691619005
    menurut saya orang bupolo bisa menerima cerita Alkitab jika para pembawa injil mampu beradaptasi dgn adat dan budaya masyarakat Bupolo, dgan menganalogikan setiap peristiwa alkitab dgn mencontohkan atau mengambil ilustrasi menggunakan flora dan fauna yg mereka kenal didaerah mereka. karena kondisi dan benda alam yg berbentuk didareah bupolo menyerupai kisah dalam Alkitab.

  38. Rezza Lestari Buton on said:

    Nama :Rezza Lestari Buton
    Nim :201855012
    Prodi : penyuluhan pertanian
    Menurut saya mengapa manusia diciptakan terakhir, karena manusia adalah makhluk hidup yang paling sempurna dan manusia diciptakan untuk menjaga dan melestarikan segala isi bumi dan menjaga bumi agar bumi tetap seimbang.

  39. Ismawati on said:

    Menurut saya manusia memang sengaja diciptakan terakhir dari semua makhluk, agar tidak dicurigai “ia sudah menjadi penolong” bagi Allah dalam menciptakan dunia Karena manusia hanya diberi tugas dan kuasa untuk menjaga bumi dan segala makhluk yang ada di dalamnya.

  40. Ismawatii on said:

    Nama Ismawati
    Nim 201855011
    manusia memang sengaja diciptakan terakhir dari semua makhluk, agar tidak dicurigai “ia sudah menjadi penolong” bagi Allah dalam menciptakan dunia. … Karena manusia hanya diberi tugas dan kuasa untuk menjaga bumi dan segala makhluk yang ada di dalamnya.

  41. Nama : Helena on said:

    Nama : Helena
    Nim: 201855002
    Prodi : penyuluhan pertanian

    Selamat pagi pak
    Menurut saya mengapa manusia diciptakan terakhir, karena manusia adalah makhluk yang paling mulia dan sempurna. Dan manusia hanya diberi tugas dan kuasa untuk menjaga bumi dan segala makhluk yang diciptakan Tuhan.

  42. Daniel Talle on said:

    tulisannya sangat menginspirasi

  43. Daniel Talle on said:

    Pandangan gereja tentang teologi terapan akan sangat membantu umat untuk memahmi Allah sang pencipta dan Yesus sebagai anak Allah yang menggenapi seluruh nubuatan Allah, dengan seluruh karya besar penyelamatan. tetapi bagi saya proses pengenalan Allah bagi masyarakat di pulau buru dengan tidak hanya dipahami dengan sebuah metode mengajar bahwa ” sendainya Yesus Lahir, bernubuat, memberi makan, disalibkan dan mati” dipulau buru harus juga di imbangi dengan pemahaman teologia yang benar-benar memberi pertumbuhan iman kristen. bukan “tempat” atau |”waktu” yang menjadi rujukan pertumbuhan iman tetapi bagaimana masyarakat itu betul-betul menjadi percaya kepada Yesus lewat kesadaran yang timbul karena iman.

  44. Nama : Grasiela D. Amanupunnjo Nim : 201981017 Prodi: Agribisnis on said:

    Mengapa Tuhan menciptakan manusia pada hari yang terakhir?
    Tuhan menciptakan manusia pada hari terakhir semua itu bukanlah suatu kebetulan karena Tuhan mau menjelaskan kepada manusia bahwa ia adalah ciptaan termulia, ciptaan terhormat, ciptaan tertinggi, ciptaan terbaik dan ciptaan terpenting.
    Karena manusia adalah yang termulia, terhormat, tertinggi, terbaik dan terpenting maka segala sesuatu disiapkan terlebih dahulu untuk menyambut kehadiran manusia. Allah tidak akan menghadirkan manusia dibumi ini jika segala sesuatu belum disiapkan untuk kebutuhan manusia, Tugas manusia adalah menjaga dan memelihara ciptaan Allah yang lainnya

    Terimah kasih pak

  45. Nama : Meiska Alfia Girsang Nim : 201981033 on said:

    Nama : Meiska Alfia Girsang
    Nim : 201981033
    Prodi: Agribisnis
    Selamat pagi pak, Menurut saya judul tentang “jika yesus lahir di Bupolo ” ini sangat menarik dan menambahkan suatu informasi,lebih mengerti tentang asal mulanya adam dan hawa dan di artikel ini saya dapat mendapatkan suatu pengetahuan yang memang saya tidak tahu menjadi tau,tulisan ini sangatlah mudah untuk dimengerti dan dipahami, jadi di artikel ini saya lebih tau bagimana awal kisah kehidupan dari Bupolo, diatas semua hal itu mengapa Tuhan menciptakan manusia pada hari terakhir ? Tuhan yesus menciptakan manusia di hari terakhir karena dimana segala sesuatunya telah disiapkan dan tidak memiliki kekurangan satupun dan diciptakan bagi anak anaknya sangat berharga di mata-nya daripda ciptaan lainnya.dan manusia itu ciptaan yang paling penting dan ciptaan yang paling hormat dan paling mulia,sehingga manusia setelah dicipta, manusia bisa menikmati segala sesuatu yang baik,yang telah Allah ciptakan dan persiapkan
    Sekian dan Terimakasih pak????????

  46. Nama : Meiska Alfia Girsang Nim : 201981033 on said:

    Nama : Meiska Alfia Girsang
    Nim : 201981033
    Prodi: Agribisnis
    Selamat pagi pak, Menurut saya judul tentang “jika yesus lahir di Bupolo ” ini sangat menarik dan menambahkan suatu informasi,lebih mengerti tentang asal mulanya adam dan hawa dan di artikel ini saya dapat mendapatkan suatu pengetahuan yang memang saya tidak tahu menjadi tau,tulisan ini sangatlah mudah untuk dimengerti dan dipahami, jadi di artikel ini saya lebih tau bagimana awal kisah kehidupan dari Bupolo, diatas semua hal itu mengapa Tuhan menciptakan manusia pada hari terakhir ? Tuhan yesus menciptakan manusia di hari terakhir karena dimana segala sesuatunya telah disiapkan dan tidak memiliki kekurangan satupun dan diciptakan bagi anak anaknya sangat berharga di mata-nya daripda ciptaan lainnya.dan manusia itu ciptaan yang paling penting dan ciptaan yang paling hormat dan paling mulia,sehingga manusia setelah dicipta, manusia bisa menikmati segala sesuatu yang baik,yang telah Allah ciptakan dan persiapkan
    Sekian dan Terimakasih pak????????

  47. Nama : Meiska Alfia Girsang Nim : 201981033 on said:

    Selamat pagi pak, Menurut saya judul tentang “jika yesus lahir di Bupolo ” ini sangat menarik dan menambahkan suatu informasi,lebih mengerti tentang asal mulanya adam dan hawa dan di artikel ini saya dapat mendapatkan suatu pengetahuan yang memang saya tidak tahu menjadi tau,tulisan ini sangatlah mudah untuk dimengerti dan dipahami, jadi di artikel ini saya lebih tau bagimana awal kisah kehidupan dari Bupolo, diatas semua hal itu mengapa Tuhan menciptakan manusia pada hari terakhir ? Tuhan yesus menciptakan manusia di hari terakhir karena dimana segala sesuatunya telah disiapkan dan tidak memiliki kekurangan satupun dan diciptakan bagi anak anaknya sangat berharga di mata-nya daripda ciptaan lainnya.dan manusia itu ciptaan yang paling penting dan ciptaan yang paling hormat dan paling mulia,sehingga manusia setelah dicipta, manusia bisa menikmati segala sesuatu yang baik,yang telah Allah ciptakan dan persiapkan
    Sekian dan Terimakasih pak????????????????

  48. Hlouke Huliselan on said:

    Selamat sore pak, setelah membaca artikel ini saya sangat tertarik, karena saya mendapat pengetahuan baru tentang sejarah pulau bupolo. Saya juga bisa mengetahui bahasa-bahasa daerah bupolo dan artinya sehingga dapat saya mengerti maksud cerita ini atau dengan kata lain saya tidak hilang jalan untuk memahami isi cerita ini. Namun dengan adat istiadat yang masih kental sehingga beberapa daerah masih berpegang pada adat, dengan ini mengapa penerimaan Tuhan Yesus di hidup kita itu sangat penting, karena bukan hanya kita manusia hanya mengetahui siapa Tuhan kita tapi kita juga harus tahu apa mau Tuhan dalam hidup kita, apa maksud dalam setiap perkataan-perkataan Tuhan di alkitab. Karena Tuhan mau agar kita melakukan pekerjaan Tuhan di tengah-tengah dunia ini , agar apa yang telah diberikan atau dengan kata lain dititipkan untuk kita bisa kita jaga dengan baik.

  49. Esther Elisabeth Temmar on said:

    Terimakasih pak untuk bacaan yang sangat menarik ini :) hmmm seandainya manusia paling pertama maka apa yang akan di lakukan ya di dalm bumi yang masi kosong ini?untungnya manusia di ciptakan pada hari yang terakhir supaga bisa mengelolah isi ciptaan-NYA menggukan akal budi.Sayangnya Yesus lahir di Bupolo hanyalah mitos,kalau tidak sya ingin tau bulan berpa ya kira-kira Yesus lahir.

  50. tono mahmudin on said:

    luar biasa, sungguh informasi yg informatif dan menambah pengetahuan.

Leave a Reply to Helma Feronika Maspaitella Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>